Rabu, 04 Agustus 2010

BENTUK-BENTUK KENAKALAN REMAJA SISWA KELAS II DI SMP NEGERI 7 PEKANBARU TAHUN PELAJARAN 2006/2007

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul: “BENTUK-BENTUK KENAKALAN REMAJA SISWA KELAS II DI SMP NEGERI 7 PEKANBARU TAHUN PELAJARAN 2006/2007”. Masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: Bagaimana gambaran bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru?. Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui gambaran bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru. Asumsi : 1) Siswa menjalani masa remajanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang bervariasi. 2) Bentuk-bentuk kenakalan remaja di sekolah cenderung mengikuti gaya hidup teman sebayanya. 3) Masa remaja siswa mudah terpengaruh oleh perilaku yang kurang baik. Populasi : seluruh siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru Semester I Tahun Pelajaran 2006/2007, sebanyak 280 siswa. Sampel: Dalam pengambilan sampel digunakan teknik proporsional random sampel (50%), sebanyak 140 siswa. Metode penelitian: deskriptif. Data penelitian tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2006/2007. Alat pengumpulan data: angket. Teknik analisa data: teknik Persentase. Kesimpulan: 1) Bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru cenderung tidak pernah terhadap aspek membolos (93.10%). 2) Tanggapan responden terhadap bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru, yang ditinjau dari aspek merokok cenderung tidak pernah (95.24%). 3) Bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru dalam aspek mencuri, secara umum responden menanggapi tidak pernah (96.31%),4) Bahwa bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru cenderung tidak pernah terhadap aspek mengompas (95.48%), 5) Secara umum (95.48%) bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru dalam aspek berkelahi responden menanggapi tidak pernah. Rekomendasi: 1) Bentuk-bentuk kenakalan remaja siswa kelas II di SMP Negeri 7 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2006/2007, ditinjau dari aspek membolos, aspek merokok, aspek mencuri, aspek mengompas, dan pada aspek berkelahi secara umum responden menanggapi tidak pernah. Untuk itu diharapkan kepada siswa guru agar membantu siswa dalam mengarahkan perilakunya ke arah yang lebih baik lagi, seperti mengadakan acara pertandingan olahraga antar sekolah, mengundang ustad atau tokoh masyarakat yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan mental remaja siswa baik di sekolah maupun ketika di rumah. 2) Kepada siswa agar dapat memilah-milah bentuk kegiatan yang dapat membwa kerugian atau manfaat untuk masa depannya, seperti mengikuti kegiatan pramuka, membentuk grub vokal, atau mengiktui seminar-seminar atau pelatihan yang didadakan lembaga bimbingan belajar. 3) Bagi orang tua agar tanggap terhadap setiap perubahan yang terjadi pada anaknya, jika mulai terlihat tanda yang mencurigakan, sehingga dampak yang lebih besar akan dapat diantisipasi secara preventif, misalnya menasehati anak agar memilih dan mampu menempatkan diri secara proporsional terhadap pergaulan yang cenderung bebas pada saat sekarang ini. 4) Dan bagi penelitian selanjutnya agar meneliti tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja dikaitkan dengan aspek lain, seperti aspek jenis pekerjaan orang tua, asal daerah siswa, budaya, dan daerah tempat tinggal siswa, serta aspek lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar